"Gunung adalah rumah kami," begitu bunyi salah satu bagian lirik lagu yang melantun indah bersama tampilan landscape Papua yang cantik membuka film Teman Tegar: Maira (Whisper from Papua). Sebuah film yang tidak hanya menceritakan kisah, tapi melibatkan kita untuk merasakan keterikatan dengan alam melalui visual yang disuguhkan.
Teman Tegar: Maira mengisahkan Tegar yang berlibur ke Papua dengan keinginan sederhana: melihat burung cendrawasih di habitat aslinya. Dalam perjalanannya, ia bertemu Maira, seorang anak lokal yang mengenal hutan bukan sebagai objek wisata, melainkan sebagai ruang hidup. Keduanya menghadapi situasi serius untuk membantu menyelamatkan hutan.
Seperti tercantum dalam judulnya, whisper from Papua, film ini tidak berteriak. Namun ia berbisik. Teman Tegar: Maira (Whisper from Papua) berbisik lembut tentang krisis ekologi dan kerusakan lingkungan. Bisikan yang justru sangat powerful menyampaikan suara alam yang lirih.











.jpg)

