Saturday, July 11, 2020

Wilah Card Game, Kartu Edukasi Pemilahan Sampah yang Menyenangkan

FOTO: Zero Waste Adventure


EDUKASI memilah sampah adalah hal yang gampang-gampang-susah untuk dilakukan.  Apalagi, kalau mengedukasi mereka yang belum tertarik dengan isu sampah, atau sama sekali tidak peduli, akan jadi tantangan yang rumit.

Bermain adalah salah satu bentuk edukasi yang efektif, tidak terkecuali untuk edukasi pemilahan sampah. Metode bermain, bisa jadi jalan masuk yang menyenangkan untuk memperkenalkan pentingnya prilaku memilah sampah.
Salah satu bentuk permainan edukasi pemilahan sampah adalah Wilah. Ini adalah kartu edukasi pemilahan sampah yang dibuat oleh Ryan Sucipto, seorang desainer, aktivis sosial, dan pendiri komunitas Social Designee.

Setelah mencoba menjajal permainan Wilah, saya merasa permainan ini efektif untuk mengedukasi pemilahan sampah. Baik dalam konteks untuk anak-anak, remaja, maupun dewasa. Berdasarkan pengalaman pribadi memainkannya, ada beberapa poin yang membuat Wilah game card ini wajib dicoba untuk jadi salah satu pilihan mengedukasi anak-anak atau generasi muda lainnya soal pemilahan sampah.


1. Permainan seru. Mengingatkan akan permainan Uno.


Seru saya kira adalah salah satu indikator penting dalam metode edukasi permainan. Permainan yang seru dan menyenangkan, akan mampu menarik minat orang untuk bermain. Dari ketertarikan bermain, tanpa disadari kemudian akhirnya pemain mendapatkan nilai-nilai edukasi.

Bermain Wilah sedikit mirip dengan permainan kartu Uno yang sudah sangat familiar di generasi muda saat ini. Bedanya, tentu Wilah sarat nilai edukasi.

Pada permainan Uno, pemain akan menepuk kartu dan berteriak "Uno" jika terjadi beberapa kondisi kartu. Misalnya kartu yang kembar, dan beberapa kondisi lainnya.

Pada permainan Wilah, pemain juga akan melakukan hal serupa, namun kata yang diteriakan adalah "Wilah" dan "Olah". Terdapat 3 kondisi wilah yaitu wilah 3 kartu, wilah 2 kartu, dan wilah 1 kartu (olah sampah).

Saling adu cepat untuk menemukan kondisi Wilah, adalah salah satu hal yang membuat permainan ini seru dan menyenangkan. Apalagi jika dimainkan dengan banyak orang (permainan bisa dimainkan 2-6 pemain, usia 7 tahun ke atas), adu cepat menemukan kondisi wilah terasa lebih menegangkan.




2. Mudah memilah sampah dengan 3 kategori sampah


Poin lainnya yang membuat permainan ini efektif untuk mengedukasi adalah, mudah! Memilah sampah dalam permainan direpresentasi dengan sangat mudah. Pertama mungkin karena kategori sampah yang disuguhkan hanya 3 jenis yaitu organik, kertas, dan plastik.

Meskipun pada kenyataannya ada banyak sekali kategori sampah, namun sebagai media edukasi, tiga kategori sampah dalam permainan ini sudah sangat cukup mewakili. Selain mudah diingat, tiga kategori sampah ini juga adalah kategori paling dominan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam permainan Wilah, terdapat total 52 kartu. 4 di antaranya adalah kartu pengolahan sampah. Kemudian 16 kartu sampah kategori organik, 16 kartu sampah kategori kertas, dan 16 kartu sampah kategori plastik.

Masing-masing kategori kartu, terdiri dari 4 jenis sampah. Untuk kategori sampah organik ada kulit buah, biji buah, daun kering, dan tulang. Untuk kategori sampah kertas ada kertas, kardus, tisu, dan koran. Sementara untuk kategori sampah plastik ada bungkus plastik, kantong plastik, gelas plastik, dan botol plastik.

Kategori sampah yang tidak banyak, dan juga jenis sampah yang sangat umum, membuat pemilahan sampah menjadi lebih mudah dan tidak sulit dipahami. Pengalaman mudah saat memilah sampah dalam permainan ini, saya kira akan sangat berperan penting untuk menumbuhkan perspektif para pemain bahwa pemilahan sampah dalam kehidupan sehari-hari sebenarnya tidak sulit untuk dilakukan. 


3. Target mengumpulkan koin jadi penyemangat


Poin lainnya yang membuat permainan Wilah menyenangkan adalah adanya target untuk mengumpulkan koin. Pemain mengumpulkan koin dari kartu-kartu hasil pemilahan sampah yang dilakukan, dalam 3 babak permainan.

Pemain dengan poin terbanyak, menjadi pemenang permainan.

Adanya target dalam permainan juga membuat games ini menjadi menyenangkan. Karena ada tujuan dalam permainan, pemain jadi bersemangat untuk bisa mencapai tujuan. 


4. Pertanyaan refleksi untuk membangun awareness


Poin menarik lainnya yang tidak ada dalam permainan biasa adalah terdapat pertanyaan refleksi yang bisa sama-sama didiskusikan di akhir permainan. Karena tujuan permainan Wilah ini adalah untuk edukasi pemilahan sampah, pertanyaan refleksi menjadi sangat penting.

Pertanyaan refleksi, sekaligus jawabannya, terdapat pada box bagian dalam kartu Wilah. Terdapat tiga pertanyaan refleksi, yang menjadi simpul jawaban dari keseluruhan permainan Wilah.

Pemain tertua atau pemain yang menjadi edukator dalam permainan, bisa membahas pertanyaan refleksi ini di akhir permainan. Pertanyaan refleksi ini juga bisa menjadi pemantik untuk membahas isu sampah lainnya yang ingin diketahui pemain lainnya.

Tiga pertanyaan refleksi dalam Wilah mencakup nilai-nilai bahwa sampah itu berharga, memilah sampah menjadi solusi mengurangi sampah di TPA, dan kerugian membakar sampah.

Pertanyaan refleksi ini menjadi poin penting untuk membangun awareness (kepedulian) terhadap lingkungan, terutama dalam konteks permasalahan sampah.

Kamu bisa cek lebih lanjut informasi tentang Wilah dan dimana bisa mendapatkannya, melalui akun instagram mereka di @wilah.cardgame yaa.***

1 comment:

  1. You could definitely see your skills in the work you write. The world hopes for more passionate writers like you who aren’t afraid to say how they believe. At all times follow your heart IDN Poker

    ReplyDelete