Tuesday, July 28, 2015

Mendefinisikan Zero Waste Adventure


"zero waste, sebuah istilah baru dalam pendakian" begitu isi kalimat yang saya baca dalam sebuah media sosial. Membacanya membuat saya senyum-senyum sendiri.

Jelas yang memposting tulisan tadi tidak mendapatkan informasi yang utuh soal zero waste. Kalau memang dia mendapat informasi soal zero waste setelah melihat zero waste adventure, i would be so happy and proud. Tapi kalau malah jadi memberikan pemahaman yang setengah-setengah soal zero waste, jadinya malah sedih juga.


Sepertinya perlu ada sedikit penjelasan soal zero waste dan juga kaitannya dengan pendefinisian zero waste adventure. Ini ditujukan buat yang masih bias soal zero waste (yang dianggap sebagai sebuah istilah baru dalam pendakian).

saya tidak perlu menjelaskan secara lebih jauh mengenai zero waste, karena bisa kalian gali informasinya di kolom pencarian google dengan mudah. Namun yang pasti, zero waste bukan sebuah istilah dalam pendakian. Melainkan, sebuah gaya hidup yang berupaya meminimalisir produksi sampah bahkan hingga tidak memproduksi sampah sama sekali. Intinya, kurangi produksi sampah. Dengan cara apa? baca disini.

Sementara itu, zero waste adventure awalnya tidak lebih dari sekedar nama akun instagram dan twitter yang saya gunakan, setelah saya memulai mencoba menerapkan gaya hidup zero waste. Ini bisa disebut jadi sebuah nama gerakan (individual movement tentunya), sama seperti gerakan-gerakan zerowaste lainnya yang menjelma jadi banyak nama seperti plastic free tuesday, zero waste home, trash is for tosser dan lainnya.

Kenapa individual movement, karena gerakan ini sifatnya bisa dilakukan perseorangan. Tidak harus berkelompok, atau dalam jumlah orang yang masif.

Zero waste adventure adalah mendaki tanpa  sampah? pemahaman ini kurang tepat. Karena mendaki tanpa sampah, hanyalah salah satu kegiatan yang saya lakukan dengan menggunakan prinsip gaya hidup zero waste.

'Adventure' dalam zero waste adventure sebenarnya tidak merujuk hanya pada satu kegiatan berpetualang, seperti mendaki. Tidak. 'Adventure' yang saya tambahkan di akhir kata zero waste artinya adalah semua aspek kehidupan, karena seperti dalam salah satu iklan rokok, hidup adalah petualangan.

Zero waste adventure adalah meminimalisir produksi sampah dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kegiatan berpetualang. coz i love adventuring, who dont love it?

Mendaki menjadi salah satu kegiatan berpetualang yang saya pilih, karena saya nilai merupakan media yang cukup tepat dan efektif untuk mengenalkan zero waste. Karena disana ada permasalahan sampah yang nyata.

Jika kamu sudah mulai mencoba melakukan pendakian tanpa memproduksi sampah, itu luar biasa. Tapi, tidak cukup sampai disana. Justru yang terpenting adalah bagaimana zero waste adventure yang kamu lakukan saat pendakian, juga bisa terus dilanjutkan di kehidupan sehari-hari.

Karena tidak penting sebanyak apa puncak yang kamu daki, kalau tidak ada efek perubahan yang bisa kamu lakukan untuk kehidupanmu sendiri. Itulah spirit dalam zero waste adventure.

Salam.
Zero Waste Adventure


2 comments:

  1. kak kalo untuk buang air ttep pakai tisu basah atau d ganti dengan lebih banyak membawa air??

    ReplyDelete
    Replies
    1. zero waste adventureSeptember 22, 2015 at 4:42 AM

      Ini soal buang air di gunung kan yaa..

      Tipsnya :
      - Kalau buang air besar, pastiin ngegali tanah dan dikubur. Jangan langsung di sungai, atau cuma sekedar disembunyiin di semak-semak.
      - sebisa mungkin pake air
      - bawa sapu tangan khusus untuk lap setelah buang air.

      Kalau memang biasa pake tissue, pake tissue kering aja. bisa dibasahin pake air. tissue bekasnya nanti ikut dikubur. Tapi baiknya supaya nol sampah, jangan pakai tissue.

      Delete