Saturday, January 24, 2026

Film Teman Tegar: Maira, Ajakan Lembut Lestarikan Alam yang Powerful


"Gunung adalah rumah kami," begitu bunyi salah satu bagian lirik lagu yang melantun indah bersama tampilan landscape Papua yang cantik membuka film Teman Tegar: Maira (Whisper from Papua). Sebuah film yang tidak hanya menceritakan kisah, tapi melibatkan kita untuk merasakan keterikatan dengan alam melalui visual yang disuguhkan.

Teman Tegar: Maira mengisahkan Tegar yang berlibur ke Papua dengan keinginan sederhana: melihat burung cendrawasih di habitat aslinya. Dalam perjalanannya, ia bertemu Maira, seorang anak lokal yang mengenal hutan bukan sebagai objek wisata, melainkan sebagai ruang hidup. Keduanya menghadapi situasi serius untuk membantu menyelamatkan hutan.

Seperti tercantum dalam judulnya, whisper from Papua, film ini tidak berteriak. Namun ia berbisik. Teman Tegar: Maira (Whisper from Papua) berbisik lembut tentang krisis ekologi dan kerusakan lingkungan. Bisikan yang justru sangat powerful menyampaikan suara alam yang lirih.

Acar Buah dan Bunga, Tradisi Kuno untuk Dapur Modern

Acar Buah dan Bunga / Foto dokumen www.zerowasteadventures.com

Apa yang pertama kali terlintas di benakmu, ketika mendengar kata Acar? Pasti langsung teringat segarnya irisan mentimun, wortel, dan bawang. Pendamping yang tepat untuk menikmati sate, nasi goreng, hingga martabak.

Di Indonesia, acar memang paling identik dengan mentimun, wortel, dan bawang. Padahal, acar tidak hanya terbatas pada mentimun dan wortel saja. Selain berbagai sayuran, buah dan bunga juga dapat dikreasikan sebagai acar dengan rasa yang otentik.

Acar buah dan bunga terdengar asing, karena kita terbiasa menikmati buah dalam kondisi segar atau diolah menjadi manisan dan rujak. Salah satunya dipengaruhi musim, karena Indonesia adalah negara dua musim. 

Sunday, April 27, 2025

Pasar Guyub, Membudayakan Laku Berkesadaran Lewat Keseruan Piknik

Warga Piknik di Pasar Guyub, Sasih V, Sabtu 26 April 2025 / Dok: Pasar Guyub

"Kapan terjadinya gempa sesar lembang? kita tidak pernah tahu. Tapi ini adalah potensi nyata yang perlu kita pahami dan antisipasi," sebuah potongan obrolan yang terlontar dari teman-teman Sesar Lembang Kalcer dalam diskusi membahas mengenai Sesar Lembang. Bahasan yang cukup berat dan kompleks, namun mengejutkan melihat peserta yang mendengarkannya dengan serius adalah para keluarga-keluarga yang sedang berpiknik santai.

Pemandangan ini terlihat di Pasar Guyub Sasih V, Sabtu, 26 April 2025 sore. Pasar Guyub yang merupakan eco-local market yang dilakukan dua bulanan sekali sejak 2024 lalu itu, berlangsung di area Saung Angklung Udjo, Kota Bandung. Mulai dari ibu-ibu, bapak-bapak-bapak, hingga anak-anak terlihat mendengarkan diskusi dengan serius tapi santai sembari sesekali menyeruput minuman atau menyantap kudapan.

Sesar Lembang adalah salah satu dari sekian banyak diskusi yang dihadirkan pada perhelatan Pasar Guyub. Isu-isu menarik lainnya mulai dari membahas isu pilah sampah, pemanfaatan minyak jelantah,  hingga  membaca dongeng dihadirkan di keriaan pasar.

Sunday, April 13, 2025

Daftar Tempat Setor Barang Tak Terpakai;. (Pakaian, Buku, Elektronik, dan lainnya)

 

Photo by Sarah Brown on Unsplash

Saat ini sudah cukup banyak waste management ataupun bank sampah di berbagai daerah yang menerima jenis-jenis sampah plastik sekali pakai untuk didaur ulang. Kita bisa mencari yang paling terdekat di daerah kita tinggal, untuk menyetor sampah-sampah terpilah yang sudah dipisahkan di rumah.

Namun terdapat sejumlah jenis barang lainnya di luar sampah plastik sekali pakai yang cukup membingungkan untuk kita salurkan kemana. Seperti misalnya pakaian, barang-barang tidak terpakai, buku-buku, hingga barang elektronik. 

Jika teman-teman sedang melakukan decluttering barang dan pakaian di rumah, lalu bingung untuk disalurkan kemana, beberapa rekomendasi tempat ini semoga dapat membantu untuk menyalurkan barang-barangnya agar lebih bermanfaat dan tidak berakhir di tempat pembuangan akhir.

Thursday, April 10, 2025

Daftar Tempat Setor Sampah Terpilah di Bandung

 

Foto : Dokumentasi Zerowasteadventure

Memilah sampah adalah salah satu praktik penting dalam penerapan gaya hidup zero waste. Memilah sampah sesuai jenisnya, akan sangat membantu mengurangi jumlah timbulan sampah yang kita buang ke tempat sampah dan berakhir ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Proses pilah sampah juga akan sangat membantu perubahan pola pikir kita dalam menerapkan gaya hidup yang lebih berkesadaran. Memilah sampah akan membantu kita menyadariberapa banyak sampah yang kita hasilkan setiap bulannya, dan juga menyadari tidak semua jenis sampah dapat diterima di tempat-tempat pengolahan atau daur ulang. 

Kalau kamu sudah memulai memilah sampah di rumah dalam kondisi kering dan bersih, jangan lantas buang sampah terpilahmu ke tempat sampah di depan rumah. Namun, salurkan ke tempat-tempat pengolahan yang kompeten dan bertanggung jawab seperti bank sampah atau waste management.

Berikut adalah beberapa tempat di Bandung yang menerima berbagai jenis sampah terpilah :